News
Jembatan Putus di Bireuen, Warga Terpaksa Naik Getek untuk Aktivitas Sehari-hari
22 Januari 2026 19:52
Jembatan rangka baja Ulee Jalan – Suak di Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen, putus total akibat banjir bandang. Hanya tersisa sekitar 30 meter dari jembatan tersebut, sementara sisanya ambruk ke sungai. Sejak kejadian ini, masyarakat terpaksa menggunakan perahu ketek atau rakit yang ditarik dengan taliseling untuk menyeberang sungai.
Jembatan ini merupakan akses penyeberangan utama yang menghubungkan enam gampong di seberang sungai, yaitu Suak, Darul Aman, Tanjong Beuridi, Blang Mane, Darussalam, dan Pulo Harapan. Kondisi ini telah menelan korban jiwa beberapa waktu lalu, ketika rakit yang digunakan untuk menyeberang terbalik akibat hantaman air.
Dampak dan Harapan Masyarakat
- Akses Terputus: Warga harus menggunakan perahu getek untuk aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah.
- Perekonomian Terhambat: Akses yang terputus mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani dan pedagang.
- Harapan Pembangunan: Camat Peusangan Selatan, Saifuddin, dan Keuchik Suak, Muhammad Wali, mengharapkan pemerintah segera membangun jembatan baru untuk melancarkan kembali akses penyeberangan.
- Keamanan Penyeberangan: Warga juga mengharapkan pembangunan pengaman tebing sungai untuk mencegah longsor dan penurunan aliran sungai.
Permintaan Khusus
- Gratis Biaya Penyeberangan: Warga berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk menggratiskan biaya penyeberangan bagi anak-anak sekolah.
- Jembatan Gantung: Selain jembatan utama, warga juga mengharapkan pembangunan jembatan gantung di Dusun Pante Pocut untuk sarana penyeberangan menuju perkebunan.
Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah untuk segera membangun jembatan baru dan mengatasi masalah akses penyeberangan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Bireuen.
Fakta Penting
- Jembatan Putus: Hanya tersisa 30 meter dari jembatan rangka baja Ulee Jalan – Suak.
- Korban Jiwa: Satu orang meninggal dunia akibat rakit terbalik saat menyeberang sungai.
- Akses Utama: Jembatan ini menghubungkan enam gampong di seberang sungai.
- Harapan Warga: Pembangunan jembatan baru dan pengaman tebing sungai untuk mencegah longsor.
