Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Imigrasi Banda Aceh jemput bola layani pemohon paspor sakit untuk berobat

6 jam yang lalu

Kantor Imigrasi Banda Aceh menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima melalui inovasi Imigrasi Peka Terasa (IES). Petugas Imigrasi Banda Aceh menyisir beberapa lokasi di Banda Aceh untuk melakukan layanan "jemput bola" bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus.

Layanan prioritas ini menyasar tiga orang pemohon paspor baru yang tengah berjuang melawan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk datang langsung ke kantor. Petugas diterjunkan langsung ke lapangan guna memastikan setiap warga negara mendapatkan hak layanan keimigrasian tanpa hambatan fisik.

Pelayanan di Lokasi

  • Satu pemohon dilayani di dalam ambulans di area darurat.
  • Satu pemohon dilayani di RSUD Zainoel Abidin (RSUZA).
  • Dua pemohon lainnya dilayani di kediaman masing-masing.

Keempat pemohon tersebut mengajukan pembuatan paspor baru yang rencananya akan digunakan untuk keperluan pengobatan lanjutan ke luar negeri. Pelayanan keimigrasian tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berjalan dengan tertib dan lancar.

Komitmen Pelayanan

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Bambang Tri Cahyono menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata dedikasi instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan responsif, terutama dalam situasi darurat medis.

"Layanan IES ini kami rancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hari ini, kami melakukan pengambilan data biometrik dan wawancara di lokasi-lokasi yang cukup menantang secara teknis, namun demi kemanusiaan, hal tersebut menjadi prioritas utama kami," ujar Bambang.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Banda Aceh T Ferdian Hadi Mulya mengatakan timnya selalu siap sedia merespons permohonan darurat seperti ini. "Kami memastikan bahwa meskipun pelayanan dilakukan di luar kantor, seperti di dalam ambulans atau bangsal rumah sakit, standar operasional prosedur dan keamanan data tetap terjaga dengan ketat," katanya.

Ia menambahkan tim Imigrasi Banda Aceh berupaya memberikan kemudahan semaksimal mungkin agar masyarakat yang sedang sakit tidak lagi terbebani oleh urusan administratif paspor di tengah perjuangan mereka untuk sembuh.

Imigrasi Banda Aceh jemput bola layani pemohon paspor sakit untuk berobat