News
YARA Aceh Barat Daya Desak Pimpinan Bulog Blangpidie Dicopot
3 jam yang lalu
Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Barat Daya, Suhaimi alias Semi, mendesak Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh untuk mencopot Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie, Nurul Iranda Sari. Desakan ini muncul karena kebijakan Bulog Blangpidie yang diduga enggan bekerja sama dengan pengusaha atau kilang padi lokal di Aceh Barat Daya.
Menurut Semi, kebijakan Bulog Blangpidie tidak berpihak kepada masyarakat dan tidak berkontribusi dalam memajukan ekonomi lokal, menekan angka pengangguran, dan mengentaskan kemiskinan di wilayah setempat. Ia menegaskan bahwa Bulog Blangpidie wajib memprioritaskan pengusaha lokal dan kilang padi lokal sebagai mitra, karena mereka berkontribusi langsung terhadap perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Aceh Barat Daya.
Dampak Kebijakan Bulog Blangpidie
- Kebijakan Bulog Blangpidie diduga tidak berpihak kepada masyarakat dan pengusaha lokal.
- Pengusaha lokal dinilai berkontribusi langsung terhadap perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Aceh Barat Daya.
- YARA mencurigai adanya permainan yang terstruktur dengan pengusaha luar, khususnya dari Nagan Raya.
- Biaya yang lebih besar harus dikeluarkan jika Bulog bermitra dengan pengusaha luar, dibandingkan dengan pengusaha lokal.
Harapan YARA
YARA berharap pihak Kanwil Bulog Aceh untuk lebih peka dan responsif terhadap isu-isu yang berkembang di Kanca-kanca Bulog di seluruh wilayah kerjanya. Semi menegaskan bahwa Kanwil Bulog Aceh tidak hanya menerima laporan di meja, tetapi juga harus peka dan responsif terhadap isu-isu lokal.
