Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

12 ASN Kankemenag Bireuen Kehilangan Rumah Akibat Banjir Bandang

3 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Bireuen pada akhir November 2025 tidak hanya merusak 68 madrasah, tetapi juga menyebabkan 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kankemenag kehilangan rumah atau mengalami kerusakan berat. Mereka masih mengungsi dan berharap bantuan dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Kabid Penmad Kankemenag Bireuen, Anis SAg, menyatakan bahwa sebagian ASN rumahnya hilang diterjang banjir dan rusak berat. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah agar dapat terbantu dari musibah ini.

Dampak Banjir terhadap ASN Kankemenag

  • Mutia, bertugas di MIS Cot Keutapang, Jeumpa: rumah di Desa Teupin Mane hanyut terbawa arus sungai.
  • Asmaul Husna, bertugas di MIN 49 Bireuen: rumah di Bugak Jangka rusak berat dan tertimbun lumpur.
  • Fauzan, bertugas di MTsN 1 Bireuen: rumah di Desa Tingkeum Mayang, Kutablang hanyut terbawa arus.
  • Martini, bertugas di MIN 8 Bireuen: rumah di Desa Tingkeum Manyang, Kutablang hanyut terbawa arus.
  • Wardah Idris, bertugas di MTsN 9 Bireuen: rumah di Tingkeum Manyang, Kutablang Bireuen hanyut terbawa arus.
  • Rosdiana, bertugas di MIN 53 Bireuen: rumah di Gampong Raya Tambo, Peusangan tertimbun lumpur.
  • Sabitah, bertugas di MTsN 10 Bireuen: rumah di Blang Mane, Makmur rusak tertimpa pohon.
  • Nazla Khairina, bertugas di MIN 18 Bireuen: rumah hanyut terbawa arus.
  • Lis Suheri, bertugas di MTsN 11 Bireuen: rumah di Teupin Mane, Juli Bireuen hanyut terbawa arus.
  • Saryana, bertugas di MIS Tanjong Beuridi: rumah di Desa Suak, Peusangan Selatan hanyut terbawa arus sungai.
  • Maharani Nurbaya, bertugas di MIN 25 Bireuen: rumah di Desa Cot Ara, Kutablang rusak berat dan tertimbun lumpur.
  • Maryamah, bertugas di MIN 43 Bireuen: rumah di Pulo Pineung Meunasah II, Jangka tenggelam sebagian terbawa arus.

Anis mengatakan bahwa sejak banjir terjadi, Kankemenag Bireuen telah membantu para ASN semampu mungkin dan telah melaporkan kondisi ini ke Banda Aceh maupun Kementerian Agama. Mereka berharap ada bantuan terhadap para ASN yang mengalami musibah, terutama bantuan rumah.

Para ASN yang rumahnya hilang atau rusak masih mengungsi, ada yang menyewa rumah, pulang ke rumah orang tua, maupun menumpang tenda darurat.

12 ASN Kankemenag Bireuen Kehilangan Rumah Akibat Banjir Bandang