News
120 Dayah dan 70 Balai Pengajian di Aceh Timur Belum Pulih Sebulan Pasca Banjir
1 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Aceh Timur pada akhir November 2025 lalu masih meninggalkan dampak yang mendalam bagi dunia pendidikan Islam di daerah tersebut. Sebanyak 120 dayah (pesantren) dan 70 balai pengajian mengalami kerusakan serius, menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti hingga kini.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Timur, Saiful Nahar, banyak lembaga pendidikan yang terpaksa berhenti beroperasi, terutama yang mengalami kerusakan kategori berat. "Untuk pesantren yang rusak ringan, aktivitas sudah mulai berjalan kembali meskipun dengan fasilitas yang sangat terbatas. Namun, bagi yang mengalami rusak berat, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara," ujar Saiful.
Dampak Banjir terhadap Pendidikan Islam
- 120 dayah dan 70 balai pengajian terdampak banjir, dengan kerusakan yang bervariasi dari ringan hingga berat.
- Aktivitas belajar mengajar terhenti di dayah dengan kerusakan berat, sementara dayah dengan kerusakan ringan mulai beroperasi kembali dengan fasilitas terbatas.
- Buku-buku dan infrastruktur seperti kamar santri dan ruang kelas hanyut atau rusak terendam lumpur.
- MPU Aceh Timur meminta perhatian dan bantuan dari seluruh umat serta pihak terkait untuk pemulihan pesantren.
Langkah Pemulihan
Data kerusakan telah diserahkan kepada Bappeda untuk peninjauan lebih lanjut sebelum diteruskan kepada Bupati Aceh Timur. Para santri dan pengelola dayah sangat mengharapkan bantuan cepat, terutama untuk perbaikan sarana asrama dan pengadaan kembali kitab-kitab yang rusak agar proses transmisi ilmu agama tidak terputus terlalu lama.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat dayah dan balai pengajian merupakan pusat pendidikan dan pengajaran agama Islam di Aceh Timur. Kerusakan yang terjadi tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada sumber ilmu dan harta benda para santri.
Harapan ke Depan
Dengan adanya bantuan dan perhatian dari berbagai pihak, diharapkan dayah dan balai pengajian di Aceh Timur dapat segera pulih dan kembali beroperasi secara normal. Hal ini penting untuk menjaga kelangsungan pendidikan Islam dan transmisi ilmu agama kepada generasi muda Aceh.
