News
200 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Tamiang Dibangun di Lahan 6,5 Hektare
01 Januari 2026 16:53
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam kunjungannya, Sigit mengungkapkan BPN telah memberikan hibah tanah seluas 6,5 hektare untuk pembangunan hunian tetap dan fasilitas umum bagi masyarakat korban bencana.
Pembangunan huntap akan menyesuaikan dengan aspirasi warga setempat. Setidaknya 200 unit hunian tetap direncanakan untuk dibangun, agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Detail Pembangunan Hunian Tetap
- Lokasi: Kabupaten Aceh Tamiang
- Luas Lahan: 6,5 hektare
- Jumlah Hunian: 200 unit
- Tujuan: Memberikan perlindungan fisik dan memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana
Kapolri menegaskan, Polri akan segera memulai pembangunan setelah proses hibah tanah rampung. Langkah ini menunjukkan komitmen institusi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi korban bencana di Sumatra, sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
Pembangunan huntap ini diharapkan tidak hanya memberi perlindungan fisik bagi warga, tetapi juga membantu memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang setelah bencana alam.
Komitmen Pemulihan
- Proses Hibah: BPN telah memberikan hibah tanah seluas 6,5 hektare
- Pembangunan: Akan segera dimulai setelah proses hibah rampung
- Dampak: Memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana
Dengan adanya pembangunan hunian tetap ini, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat segera kembali beraktivitas dan membangun kehidupan yang lebih baik pascabencana.
Aspirasi Warga
- Keterlibatan Warga: Pembangunan huntap akan menyesuaikan dengan aspirasi warga setempat
- Kebutuhan Hunian: 200 unit hunian tetap direncanakan untuk dibangun
- Tujuan: Agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan oleh pemerintah dan institusi terkait untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang bangkit kembali.
