Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

22 Rumah di Bireuen Hilang Diterjang Banjir Bandang, Warga Mengungsi

05 Januari 2026 19:06

Banjir bandang yang melanda Desa Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Bireuen, pada akhir November lalu, telah menghancurkan 22 rumah warga. Lokasi rumah-rumah tersebut kini berubah menjadi aliran sungai Krueng Peusangan, membuat banyak rumah tidak layak huni lagi karena rusak parah dan nyaris ambruk.

Warga yang terdampak kini mengungsi di gubuk sederhana dan tenda yang dibangun di halaman rumah. Beberapa rumah terlihat sudah dibongkar bagian atap karena bagian belakang hampir jatuh ke sungai. Dua rumah yang tidak layak ditempati lagi adalah milik Juriati Ali (70) dan Razali (53), yang kini mengungsi ke gubuk di halaman rumah.

Dampak Banjir Bandang

  • 22 rumah warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai Krueng Peusangan.
  • Banyak rumah tidak layak huni lagi karena rusak parah dan nyaris ambruk.
  • Warga mengungsi di gubuk sederhana dan tenda yang dibangun di halaman rumah.
  • Beberapa rumah terlihat sudah dibongkar bagian atap karena bagian belakang hampir jatuh ke sungai.

Harapan Warga

  • Warga berharap dapat dibantu pembangunan rumah.
  • Pemerintah diharapkan membangun tanggul pengaman sungai untuk melindungi pemukiman dan mencegah kerusakan rumah warga di sekitarnya.

Kondisi Saat Ini

  • Warga Dusun Sarah Barona dan Simpang Jaya Barat yang rumahnya hilang mengungsi di Meunasah Simpang Jaya Barat, Meunasah Dusun Rambong Dua, dan ke rumah saudara atau anggota keluarganya.
  • Beberapa rumah tidak layak ditempati lagi karena dekat dengan aliran sungai dan bagian bawah sudah tergerus saat banjir bandang.

Dampak bencana ini mempengaruhi kehidupan masyarakat setempat, terutama dalam hal tempat tinggal dan keamanan. Warga berharap bantuan dari pemerintah untuk memulihkan kondisi mereka dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.

Kondisi Lingkungan

  • Aliran sungai Krueng Peusangan yang terbuka lebar akibat tanah longsor.
  • Kebun warga dan rumah hilang jatuh ke sungai.
  • Beberapa rumah tidak layak ditempati lagi karena dekat dengan aliran sungai dan bagian bawah sudah tergerus saat banjir bandang.
22 Rumah di Bireuen Hilang Diterjang Banjir Bandang, Warga Mengungsi
0123456789