Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

300 Kayu Gelondongan di Aceh Utara Dipilah untuk Huntara Warga

06 Januari 2026 10:56

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mendata sebanyak 300 batang kayu gelondongan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kayu-kayu ini merupakan sisa bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Kayu-kayu tersebut akan dipilah dan dimanfaatkan secara tertib untuk kebutuhan masyarakat terdampak, terutama untuk pembangunan hunian sementara (huntara).

Penanganan kayu gelondongan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Tim gabungan mengerahkan 28 unit alat berat untuk membersihkan tumpukan kayu yang menghambat akses jalan, permukiman warga, serta fasilitas umum dan pendidikan. Hingga saat ini, jumlah kayu gelondongan yang telah terdata mencapai 300 batang dengan total volume 469,26 meter kubik.

Prioritas Penanganan

  • Pembersihan kayu yang menghalangi akses jalan, permukiman, dan fasilitas umum.
  • Pemilahan kayu yang masih bernilai guna untuk kebutuhan darurat warga.
  • Pemanfaatan kayu untuk pembangunan hunian sementara (huntara).

Pemanfaatan Kayu

  • Satu unit huntara telah selesai dibangun.
  • Dua unit huntara lainnya masih dalam proses pengerjaan.
  • Kayu yang terdata akan dimanfaatkan untuk kebutuhan darurat masyarakat sesuai ketentuan.

Kemenhut memastikan proses pemilahan dan pemanfaatan kayu sisa bencana akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Penanganan pascabencana juga akan terus dilanjutkan dengan pembaruan data secara berkala guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Penanganan di Wilayah Lain

  • Di Sumatera Utara, penanganan pascabencana dipusatkan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol, Kabupaten Tapanuli Selatan.
  • Tim gabungan mengerahkan 20 unit alat berat dan 10 unit dump truck untuk pemilahan kayu, normalisasi Sungai Garoga, pembersihan rumah warga, serta penataan lingkungan.
  • Hasil pengukuran sementara di wilayah Garoga mencatat 426 batang kayu bulat dengan volume 253,85 meter kubik serta kayu gergajian sebanyak 154 keping dengan volume 4,236 meter kubik.

Di Sumatera Barat, Kemenhut melalui UPT setempat bersama KPH dan Dinas Kehutanan Provinsi melakukan identifikasi dan pendataan kayu hanyutan di Pantai Padang serta di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji dan Sungai Air Dingin. Proses pendataan masih berlangsung secara menyeluruh dan akan menjadi dasar pemanfaatan kayu sisa bencana setelah tim pemanfaatan ditetapkan melalui SK Gubernur.

300 Kayu Gelondongan di Aceh Utara Dipilah untuk Huntara Warga
0123456789