News
31 Warga Aceh Masih Hilang, Pencarian Korban Bencana Terus Dilakukan
2 hari yang lalu
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 masih meninggalkan dampak yang mendalam. Hingga pertengahan Januari 2026, proses pencarian korban masih terus dilakukan, dengan 31 orang masih dinyatakan hilang. Bencana ini telah menyebabkan 545 korban meninggal dan melanda 203 kecamatan serta 3.046 gampong di seluruh Aceh.
Sebanyak 670.826 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.584.130 jiwa terdampak oleh bencana ini. Selain korban meninggal dan hilang, sebanyak 4.939 orang mengalami luka ringan dan 456 orang lainnya mengalami luka berat. Pencarian korban dilakukan secara aktif meskipun dibarengi dengan kegiatan penanganan lainnya.
Dampak Bencana
- Korban meninggal: 545 orang
- Korban hilang: 31 orang
- Korban luka ringan: 4.939 orang
- Korban luka berat: 456 orang
- Wilayah terdampak: 203 kecamatan dan 3.046 gampong
- Jumlah KK terdampak: 670.826 KK atau sekitar 2.584.130 jiwa
Pencarian Korban
Pencarian korban dilakukan secara aktif oleh Basarnas Banda Aceh dan tim penanganan bencana. Fokus pencarian diarahkan ke wilayah-wilayah yang masih memiliki data korban hilang. Menurut Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, pencarian dilakukan bersamaan dengan kegiatan pembersihan dan penanganan lainnya.
Pola Pencarian
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, menyatakan bahwa pola pencarian saat ini lebih bersifat responsif. Tim di lapangan akan melakukan evakuasi apabila terdapat indikasi atau laporan ditemukannya korban.
Sebaran Korban Hilang
- Kabupaten Bener Meriah: 14 jiwa
- Aceh Utara: 6 jiwa
- Aceh Tengah: 4 jiwa
- Nagan Raya: 3 jiwa
- Bireuen: 3 jiwa
- Aceh Tenggara: 1 jiwa
Pencarian korban masih terus dilakukan dengan harapan dapat menemukan korban yang masih hilang dan memberikan kepastian kepada keluarga mereka. Upaya penanganan bencana dan pemulihan terus dilakukan untuk membantu warga Aceh yang terdampak.
