Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

385 Rumah Hilang di Bireuen, Tiga Huntap Mulai Dibangun untuk Warga Juli

2 hari yang lalu

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu meninggalkan dampak parah bagi warga Kecamatan Juli. Sebanyak 385 unit rumah dilaporkan hilang atau tidak layak huni akibat terendam banjir dan terancam longsor. Data ini telah dikirimkan ke pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah awal, pemerintah mulai membangun tiga unit hunian tetap (Huntap) di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli. Rumah-rumah ini diperuntukkan bagi korban banjir yang rumahnya hancur dan lokasi lama kini berubah menjadi aliran sungai.

Dampak Banjir di Kecamatan Juli

  • 385 rumah hilang atau tidak layak huni
  • 58 rumah hancur dan hilang di Desa Balee Panah
  • 14 rumah tertimbun longsor
  • 27 rumah lainnya rawan tidak bisa ditempati lagi

Pembangunan Huntap

  • Tiga unit Huntap sedang dibangun di Desa Balee Panah
  • Rumah-rumah ini diperuntukkan bagi Zainal Abidin Sulaiman (70) dan dua anaknya
  • 25 warga telah menyerahkan dokumen kepemilikan tanah untuk pembangunan Huntap
  • Pembangunan Huntap menjadi harapan baru bagi warga yang kehilangan tempat tinggal

Harapan Warga

Warga berharap pembangunan Huntap berjalan cepat agar mereka bisa segera kembali memiliki rumah layak huni setelah kehilangan segalanya akibat banjir. Musibah ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghapus permukiman warga. Dengan dimulainya pembangunan Huntap, pemerintah daerah berupaya memberikan solusi nyata agar masyarakat bisa bangkit kembali.

Langkah Selanjutnya

Setelah pembangunan di Desa Balee Panah selesai, pemerintah akan melanjutkan pembangunan Huntap secara simultan di gampong-gampong lain yang terdampak banjir. Hal ini diharapkan dapat membantu warga untuk segera kembali menata kehidupan mereka.

Dengan adanya rumah permanen, warga dapat kembali menata kehidupan setelah lebih dari sebulan tinggal di pengungsian. Pembangunan Huntap menjadi solusi nyata bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang di Bireuen.

Dampak Jangka Panjang

Musibah banjir bandang di Kecamatan Juli bukan hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghapus permukiman warga. Dengan dimulainya pembangunan Huntap, pemerintah daerah berupaya memberikan solusi nyata agar masyarakat bisa bangkit kembali. Hal ini diharapkan dapat membantu warga untuk segera kembali menata kehidupan mereka dan membangun kembali permukiman yang hilang.

385 Rumah Hilang di Bireuen, Tiga Huntap Mulai Dibangun untuk Warga Juli
0123456789