News
Pergantian Pejabat Polri Aceh: 4 PJU dan 3 Kapolres Berganti, Dampak ke Keamanan Warga
06 Januari 2026 08:45
Pergantian pejabat utama dan kapolres di Polda Aceh dilakukan dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Mazuki Ali Basyah. Upacara ini melibatkan empat pejabat utama dan tiga kapolres, termasuk Kapolresta Banda Aceh, Kapolres Aceh Besar, dan Kapolres Simeulue.
Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari estafet kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa semangat dan inovasi baru dalam pelaksanaan tugas. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa pergantian pejabat adalah hal yang wajar dan rutin dilakukan untuk menjaga kesinambungan dan peningkatan kinerja institusi.
Pejabat yang Dilantik
- Kombes Pol Didi Wahyudi: Dilantik menjadi Karolog Polda Aceh, menggantikan Brigjen Pol Nazluddin Zulkifli.
- Kombes Pol Andre Librian: Dilantik sebagai Dirreskrimum Polda Aceh, menggantikan Kombes Pol Ilham Saparona.
- Kombes Pol Wahyudi: Dilantik sebagai Dirreskrimsus Polda Aceh, menggantikan Kombes Pol Zulhir Destrian.
- Kombes Pol Ricky Purnama Kertapati: Dilantik sebagai Karo SDM Polda Aceh, menggantikan Kombes Pol Yuyun Arief Kus Handriatmo.
Kapolres yang Dilantik
- AKBP Andi Kirana: Dikukuhkan sebagai Kapolresta Banda Aceh, menggantikan Kombes Pol Jok Heri Purwono.
- AKBP Chairul Ichsan: Dikukuhkan sebagai Kapolres Aceh Besar, menggantikan AKBP Sujoko.
- AKBP Hendry Ferdinand Kennedy: Dikukuhkan sebagai Kapolres Simeulue, menggantikan AKBP Roses Efendi.
Upacara serah terima jabatan dihadiri oleh Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, dan ASN Polda Aceh. Pergantian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja institusi dan memberikan dampak positif bagi keamanan dan pelayanan publik di Aceh.
Dampak ke Warga Aceh
- Keamanan: Pergantian pejabat diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban di Aceh.
- Pelayanan Publik: Dengan semangat dan inovasi baru, diharapkan pelayanan publik dapat lebih baik.
- Kesinambungan: Pergantian pejabat merupakan bagian dari kesinambungan institusi Polri untuk menjaga kinerja yang optimal.
