Banjir besar yang melanda Aceh pada November 2025 lalu telah merusak 400 hektare kebun jeruk nipis di Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Dampaknya, warga kehilangan mata pencaharian utama karena pohon jeruk nipis mereka mati dan gagal panen.
Harga jeruk nipis di pasaran kini melonjak menjadi Rp 20 ribu per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum banjir yang hanya dijual Rp 5-8 ribu per kilogram. Sebelumnya, desa ini mampu memanen 20 ton jeruk nipis per hari yang dipasarkan ke Medan, Pulau Jawa, Banda Aceh, dan daerah lokal lainnya.
Dampak Banjir terhadap Warga
- 400 hektare kebun jeruk nipis rusak dan gagal panen.
- Warga kehilangan mata pencaharian utama.
- Harga jeruk nipis melonjak menjadi Rp 20 ribu per kilogram.
- Penanaman ulang terhambat karena keterbatasan modal.
Kondisi Warga Pasca Banjir
- Warga kini kesulitan bertahan hidup dan harus mencari penghasilan serabutan.
- Penanaman ulang membutuhkan biaya untuk membeli bibit dan perawatan.
- Dampak banjir masih dirasakan hingga April 2026.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
: developer perumahan aceh hadapi lonjakan harga batu bata hingga rp1.200
“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa perhatian serius, kami khawatir banyak developer di Aceh ambruk.” ZULKIFLI HM JUNED, Ketua DPD REI Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.