News
Lima Mahasiswa FK USK Berangkat Pertukaran Pelajar ke Eropa dan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) resmi berangkat untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional. Program ini difasilitasi oleh Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) dan bertujuan untuk memberikan pengalaman klinis serta memperluas wawasan medis.
Prosesi pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Dekan FK USK, Dr dr Safrizal Rahman M.Kes, Sp.OT, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan, Dr Rina Suryani Oktari S.Kep, M.Si, FRSPH. Kelima mahasiswa akan menjalani penempatan selama satu bulan di berbagai negara dengan spesialisasi departemen yang beragam.
Detail Penempatan Mahasiswa
- Adzra Athira: Rumania, Departemen Obstetri dan Ginekologi
- Dimas Wirangga Darsono dan Nisrina Alya Fasha Harahap: Mesir, Departemen General Surgery
- Muhammad Ridwan Hafidz: Turkiye, Departemen General Surgery
- Shinta Anjani Kasela: Polandia, Departemen Pediatric Surgery
Tujuan Program
- Memberikan pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri
- Memahami sistem pelayanan kesehatan di negara lain
- Membangun jejaring internasional dan meningkatkan reputasi global FK USK
Manfaat Jangka Panjang
- Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di FK USK
- Membuka peluang kolaborasi akademik dengan institusi luar negeri
- Memberikan wawasan medis yang luas dan beragam bagi para peserta
Dekan FK USK menyampaikan bahwa program ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkenalkan institusi serta membangun jejaring internasional. Wadek Rina Suryani Oktari menambahkan bahwa CIMSA berperan krusial sebagai penghubung antara fakultas kedokteran dan institusi di luar negeri.
Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan medis yang luas dan beragam bagi para peserta, serta membuka peluang kolaborasi akademik dengan para profesor di tempat penempatan. Pihak fakultas siap memfasilitasi kerja sama lebih lanjut jika ditemukan potensi kolaborasi akademik.
