News
5 Program Bansos Cair Januari 2026 untuk Warga Aceh, PKH hingga BPNT Tetap Berlanjut
02 Januari 2026 10:58
Pemerintah akan menyalurkan lima program bantuan sosial (bansos) pada Januari 2026, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan rentan di Aceh dalam memenuhi kebutuhan dasar dan pendidikan.
Penyaluran bansos akan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran berdasarkan data terverifikasi. Pemerintah berharap program ini dapat menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Program Bansos yang Akan Cair
-
Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan ini disalurkan dalam bentuk tunai maupun non-tunai melalui bank atau kantor pos penyalur selama satu tahun anggaran. Penerima PKH berasal dari keluarga miskin dan sangat miskin dengan kategori tertentu, mulai dari ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas berat, hingga lanjut usia.
-
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Program ini menyasar keluarga miskin dan rentan guna membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Nilai BPNT ditetapkan sebesar Rp 200.000 per KPM per bulan, disalurkan melalui mekanisme tunai maupun non-tunai.
-
Program Indonesia Pintar (PIP): PIP dari Kemendikdasmen tetap disalurkan untuk membantu biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu. PIP mencakup siswa SD, SMP, SMA/sederajat, dengan besaran bantuan yang bervariasi.
-
BLT Dana Desa: BLT-DD dipastikan tetap menjadi bagian dari prioritas penggunaan Dana Desa pada 2026, khususnya untuk warga miskin ekstrem. Besaran bantuan BLT-DD umumnya Rp 300.000 per bulan.
-
Bantuan Iuran JKN: Pemerintah juga melanjutkan bantuan iuran JKN bagi masyarakat yang masuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI). Nilainya sebesar Rp 42.000 per orang per bulan, yang langsung dibayarkan ke BPJS Kesehatan.
Dampak dan Harapan
Program bansos ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat Aceh, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyaluran bantuan akan mengacu pada data penerima yang telah diverifikasi agar tepat sasaran.
