News
Lima Rumah Warga Kluet Utara Hangus, Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik
01 Januari 2026 17:35
Kebakaran hebat melanda Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, pada malam pergantian tahun baru 2026. Peristiwa ini menghanguskan lima unit rumah warga, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa. Plt Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, bersama dinas terkait dan unsur Muspika, langsung meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar seperti bahan pangan, perlengkapan sandang, serta kebutuhan mendesak lainnya. Plt Bupati juga memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan bantuan lanjutan, termasuk upaya untuk mengajukan bantuan rumah layak huni atau dana rehabilitasi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan.
Dampak dan Penanganan
- Lima rumah warga di Gampong Simpang Lhee, Kluet Utara, hangus terbakar.
- Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
- Bantuan masa panik disalurkan oleh Pemkab Aceh Selatan, termasuk bahan pangan dan perlengkapan sandang.
- Pemadaman api melibatkan kerja sama personel damkar lintas wilayah, TNI, Polri, Muspika, dan dukungan masyarakat.
Langkah Selanjutnya
- Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
- Pemkab Aceh Selatan akan mengupayakan bantuan rumah layak huni atau dana rehabilitasi.
- Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di musim cuaca ekstrem.
Pemkab Aceh Selatan berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Plt Bupati Baital Mukadis juga mengimbau warga untuk tetap tabah dan bersabar menghadapi cobaan ini.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang. Pemerintah daerah juga akan terus berupaya untuk memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan bagi para korban.
