Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

59 KM Irigasi Aceh Timur Rusak, 10 Ribu Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam

07 Januari 2026 17:37

Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 meninggalkan kerusakan parah pada infrastruktur irigasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur melaporkan bahwa 59,365 meter atau sekitar 60 kilometer jaringan irigasi hancur, memicu kekhawatiran akan gagal tanam dan terganggunya ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada ribuan petani yang kini menghadapi dilema. Sekitar 10.902 hektare lahan pertanian terdampak langsung, dengan sebagian sawah terendam lumpur dan sebagian lainnya terancam kekeringan karena distribusi air terputus. Total kerugian akibat banjir di Aceh Timur diestimasi mencapai Rp 7,26 triliun, dengan sektor perikanan mengalami kerugian sebesar Rp 2,64 triliun.

Dampak Banjir pada Pertanian

  • 59,365 meter jaringan irigasi rusak akibat banjir, termasuk saluran yang jebol, longsoran tanah, dan sedimentasi lumpur tebal.
  • 10.902 hektare lahan pertanian terdampak langsung, dengan petani menghadapi risiko gagal tanam.
  • Kerugian total mencapai Rp 7,26 triliun, dengan sektor perikanan mengalami kerugian Rp 2,64 triliun.

Upaya Pemulihan

BPBD Aceh Timur menjadikan rehabilitasi pengairan sebagai prioritas utama. Namun, skala kerusakan yang luas memerlukan dukungan dana besar dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat. BPBD terus melakukan pendataan lanjutan di setiap titik kerusakan untuk pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Dampak Jangka Panjang

Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan irigasi ini akan berdampak jangka panjang pada penghasilan masyarakat dan ketahanan pangan di Aceh Timur. Petani yang bergantung pada irigasi untuk pertanian mereka akan menghadapi kesulitan dalam memulai masa tanam, yang dapat mengakibatkan penurunan produksi pangan dan kerugian ekonomi yang lebih besar.

Kesimpulan

Bencana banjir di Aceh Timur tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam mata pencaharian ribuan petani dan ketahanan pangan daerah. Upaya pemulihan yang cepat dan efektif sangat diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih buruk dan memastikan keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut.

59 KM Irigasi Aceh Timur Rusak, 10 Ribu Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam
0123456789