Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

600 Unit Huntara Siap Dihuni di Aceh Tamiang, Pembangunan Masih Berlanjut

1 hari yang lalu

Banjir besar yang melanda Sumatra telah meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat Aceh Tamiang. Sebagai respons terhadap bencana ini, pemerintah dan berbagai pihak telah bekerja sama untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi para pengungsi.

Pembangunan Huntara yang Rampung dan Berlanjut

  • 600 unit Huntara telah rampung dibangun di Desa Perkebunan Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pada 10 Januari 2026. Huntara ini diperuntukkan bagi 154 kepala keluarga (KK) dari Kampung Sukajadi.

  • Pembangunan Huntara lainnya masih berlangsung di beberapa lokasi, termasuk:

    • Dua titik di Kecamatan Bandar Pusaka: Kampung Babo dan Alur Jambu.
    • Dua lokasi di Kecamatan Tamiang Hulu: Kampung Kaloy dan Kampung Pulau Tiga.
    • Satu lokasi di Kecamatan Sekerak: Kampung Pematang Durian.

Penempatan Pengungsi dan Komitmen Pemerintah

  • Penempatan pengungsi ke Huntara sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Pemerintah terus berupaya mempercepat proses pemulihan pascabencana.

  • Komitmen pemerintah terlihat dari pembangunan Huntara oleh Danantara, dukungan kementerian, serta keterlibatan para relawan yang aktif bergerak di berbagai sektor penanganan bencana.

Masyarakat terdampak banjir diimbau untuk tetap tabah dan bersabar, sementara pemerintah dan relawan terus bekerja untuk memulihkan kondisi di Aceh Tamiang.

Dampak Jangka Panjang

  • Pembangunan Huntara ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak bagi para pengungsi sementara mereka menunggu pemulihan kondisi rumah dan lingkungan mereka.

  • Upaya ini juga menunjukkan kerjasama yang kuat antara pemerintah, militer, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Dengan adanya Huntara, diharapkan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dan memulai proses pemulihan kehidupan mereka pascabencana.

Pentingnya Kesiapsiagaan dan Edukasi

  • Bencana alam seperti banjir dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan edukasi mengenai penanggulangan bencana sangat penting untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

  • Masyarakat diharapkan dapat belajar dari pengalaman ini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana.

600 Unit Huntara Siap Dihuni di Aceh Tamiang, Pembangunan Masih Berlanjut
0123456789