News
671 Mahasiswa Umuslim Bantu Sekolah Terdampak Banjir di Bireuen
1 hari yang lalu
Sebanyak 671 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) selama dua hari, Kamis hingga Sabtu (15–17/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sekolah menengah atas/sederajat yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Bireuen.
Pembekalan KKM dibuka oleh Rektor Umuslim yang diwakili Wakil Rektor III, Dr drh Zulfikar MSi, serta dihadiri Ketua Pembina Yayasan, para dosen, dan ratusan mahasiswa peserta KKM. Dalam sambutannya, Dr drh Zulfikar menegaskan bahwa KKM bukan sekadar mata kuliah wajib, melainkan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Lokasi dan Durasi Kegiatan
- 26 desa di Kabupaten Bireuen yang memiliki sekolah menengah atas/sederajat terdampak banjir bandang dan longsor.
- Masa pengabdian berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Januari hingga 19 Februari 2026.
Pembimbing dan Supervisi
- 13 dosen pembimbing akan memantau pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
- Setiap dosen akan melakukan supervisi di dua desa.
Tujuan Kegiatan
- Mahasiswa diharapkan dapat memberikan solusi kreatif sesuai bidang ilmu masing-masing.
- Membantu pemulihan pendidikan di daerah terdampak banjir.
- Menjaga nama baik almamater melalui pengabdian masyarakat.
Penyerahan Mahasiswa
- Setelah pembekalan, mahasiswa akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk selanjutnya ditempatkan di desa-desa terdampak banjir bandang, khususnya yang memiliki sekolah menengah atas yang terdampak.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Bireuen, khususnya dalam pemulihan pendidikan pasca-bencana banjir bandang dan longsor. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi solusi dan bukan beban bagi masyarakat setempat, serta mampu mengidentifikasi masalah dan menawarkan solusi kreatif sesuai bidang ilmu masing-masing.
Dengan adanya kegiatan KKM ini, diharapkan dapat mempercepat pemulihan pendidikan di daerah terdampak banjir dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bireuen.
