News
7.343 PPPK Paruh Waktu di Pidie Dapat SK, Guru Terbanyak 3.099 Orang
31 Desember 2025 09:27
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie mencatat 7.343 non-ASN akan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada 31 Desember 2025. Penyerahan SK akan dilakukan oleh Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH MH, di Gedung Pidie Convention Center (PCC), Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie.
Guru menjadi kelompok terbesar yang menerima SK PPPK Paruh Waktu, dengan jumlah mencapai 3.099 orang. Ini merupakan hasil perjuangan panjang non-ASN melalui berbagai aksi demo dan delegasi ke kantor bupati.
Detail Pengangkatan PPPK Paruh Waktu
- Total penerima SK: 7.343 non-ASN
- Guru: 3.099 orang
- Tenaga kesehatan dan teknis: Jumlah belum diketahui secara pasti
- Lokasi penyerahan SK: Gedung Pidie Convention Center (PCC)
- Waktu penyerahan: 31 Desember 2025
Perjuangan Non-ASN
Non-ASN di Pidie telah lama memperjuangkan pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu. Berbagai aksi demo dan delegasi ke kantor bupati dilakukan untuk mempercepat proses pengangkatan ini. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie, Yusmadi Kasem SPd MPd, menyatakan bahwa guru merupakan kelompok terbesar yang menerima SK PPPK Paruh Waktu.
Dampak Pengangkatan
Pengangkatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan publik di Pidie. Dengan status sebagai PPPK Paruh Waktu, non-ASN akan memiliki kepastian kerja dan hak-hak yang lebih jelas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja dan dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.
Proses Penyerahan SK
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu akan dilakukan secara serentak di Gedung Pidie Convention Center (PCC). Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH MH, akan secara langsung menyerahkan SK kepada para penerima. Proses ini diharapkan berjalan lancar dan dapat memberikan kepastian hukum bagi para non-ASN yang telah lama menunggu pengangkatan ini.
Dengan pengangkatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pendidikan di Pidie, serta memberikan kepastian kerja bagi para non-ASN yang telah lama berjuang untuk mendapatkan status sebagai PPPK Paruh Waktu.
