Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memprotes pemerintah provinsi terkait pembagian dana transfer ke daerah (TKD) tahun anggaran 2026 yang dinilai tidak adil. Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mempertanyakan kenapa daerahnya tidak masuk dalam skema prioritas, meskipun Aceh Barat terdampak banjir bandang.
Menurut Ronal, pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh mengetahui Aceh Barat sebagai salah satu dari 18 daerah di Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Namun, dalam pembahasan anggaran pada 16 April 2026, Aceh Barat diakui terdampak tetapi belum menjadi prioritas.
Dampak Bencana dan Keterbatasan Anggaran
- Anggaran yang tersedia untuk penanganan pascabencana hanya bersumber dari APBA, direncanakan untuk jangka waktu beberapa tahun ke depan.
- Kondisi ini berpotensi memperlambat proses pemulihan pascabencana, terutama dalam perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat.
- BPBD Aceh Barat berharap adanya kejelasan dan evaluasi dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh.
Keterbatasan Air Bersih di Huntara
- Warga di huntara di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.
- Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi, menyatakan bahwa warga masih kekurangan air bersih, tetapi diperkirakan dalam dua hari ke depan sudah bisa dinikmati.
- Banjir bandang yang melanda kawasan Pante Ceureumen pada akhir 2025 lalu menjadi salah satu bencana paling parah di Aceh Barat dalam beberapa tahun terakhir.
Respons Pemerintah Provinsi
- Kepala Bappeda Aceh, Dr Ir Zulkifli MSi, menjelaskan bahwa tambahan TKD bencana telah diatur dalam KMK Nomor 59 Tahun 2026.
- Mekanisme pergeseran anggaran mengikuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, melalui perubahan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
- Zulkifli menegaskan Pemerintah Aceh tidak menganaktirikan kabupaten/kota tertentu, tetapi karena keterbatasan anggaran, penyaluran tahap awal difokuskan kepada daerah yang terdampak sangat parah.
#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

