News
Banjir Luapan Rendam Tujuh Kecamatan di Aceh Timur, Warga Siaga Evakuasi
08 Januari 2026 15:25
Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (8/1/2026) pagi, dengan tujuh kecamatan terendam hingga kedalaman 1,5 meter. Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan air mulai memasuki pemukiman warga sejak pukul 06.00 WIB, memaksa sebagian masyarakat untuk bersiaga dan mengevakuasi diri ke lokasi yang lebih tinggi.
BPBD Aceh Timur telah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi dan memantau perkembangan situasi. Pendataan mendalam terkait jumlah desa dan kepala keluarga (KK) yang terdampak masih berlangsung, dengan fokus utama pada keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak.
Dampak Banjir di Aceh Timur
- Tujuh kecamatan terendam: Bayeun, Rantau Peureulak, Banda Alam, Indra Makmu, Julok, Pante Bidari, dan Simpang Ulim.
- Ketinggian air bervariasi: Mulai dari 30 sentimeter hingga 1,5 meter di titik terdalam.
- Evakuasi warga: BPBD membantu evakuasi, terutama untuk kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
- Pendataan dampak: BPBD masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah desa dan KK yang terdampak.
Imbauan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. BPBD terus melakukan aksi penyelamatan di lokasi-lokasi terparah sambil memantau perkembangan situasi.
Langkah Antisipasi
- Warga diimbau untuk selalu siaga dan mengikuti instruksi dari BPBD.
- Evakuasi dilakukan ke lokasi yang lebih tinggi untuk menghindari risiko banjir yang lebih besar.
- BPBD terus memantau debit air yang masih mengalami peningkatan di beberapa lokasi.
Dengan kondisi ini, masyarakat Aceh Timur diharapkan dapat tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk meminimalisir dampak banjir yang terjadi.
Dampak Jangka Panjang
Banjir yang terjadi di Aceh Timur dapat berdampak pada berbagai sektor, termasuk pertanian, infrastruktur, dan kesehatan masyarakat. Pemulihan pasca-bencana memerlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan kehidupan warga.
