News
Jalan Tinjau Alam - Aneuk Laot Ditutup, Warga Sabang Harus Gunakan Jalur Alternatif
5 hari yang lalu
Jalan Tinjau Alam - Aneuk Laot di Kota Sabang ditutup sementara sejak Sabtu pagi (10/1/2026) karena kondisi badan jalan yang mengalami retak parah dan berpotensi ambles. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, menyatakan bahwa penutupan ini bersifat preventif dan akan diberlakukan hingga ada penanganan teknis dari instansi terkait. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Jalur Alternatif
Kendaraan roda empat dari arah Pelabuhan Balohan dan Bay Pass yang menuju Aneuk Laot, Cot Damar, Paya Seunara, dan sekitarnya diarahkan melintasi Jalan Elak menuju Cot Bau hingga Jalan Yos Sudarso, atau sebaliknya. Jalur tersebut dinilai masih aman untuk dilalui.
Kendala Anggaran
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sabang, Luqmanul Hakim, mengakui bahwa perbaikan jalan terkendala keterbatasan anggaran. Perkiraan biaya perbaikan mencapai Rp6 miliar, sementara kemampuan APBK saat ini belum mencukupi. Pengajuan perbaikan jalan telah dilakukan sejak masa Penjabat Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, namun anggaran yang dialokasikan sebesar Rp500 juta dinilai tidak mencukupi.
Langkah Sementara
Pihak Dinas PUPR akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan, untuk menutup akses jalan demi keselamatan masyarakat hingga perbaikan dapat direalisasikan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk yang dapat memperparah kondisi badan jalan.
Dampak terhadap Masyarakat
Penutupan jalan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari warga Sabang, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar Aneuk Laot, Cot Damar, dan Paya Seunara. Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan petunjuk di lapangan serta tidak memaksakan diri melintas di jalur yang telah ditutup.
Harapan ke Depan
Pemerintah Kota Sabang berharap adanya dukungan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat untuk mempercepat perbaikan jalan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk bersabar dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan.
