News
Bangkai Gajah di Pidie Jaya Belum Dikubur Permanen, BKSDA Jelaskan Alasan
08 Januari 2026 09:07
Bangkai gajah jantan korban banjir bandang di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, hingga kini belum bisa dikubur secara permanen. Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menjelaskan bahwa kondisi medan yang sulit dan keterbatasan alat berat menjadi kendala utama dalam penanganan bangkai gajah tersebut.
Bangkai gajah pertama kali ditemukan pada Jumat, 28 November 2025, oleh warga Dusun Pante Geulima. Tim BKSDA Aceh bersama Polres Pidie Jaya baru bisa meninjau lokasi keesokan harinya karena medan yang masih sulit dilalui dan area yang masih terendam banjir.
Penanganan Darurat
- Bangkai gajah ditangani secara darurat dengan mensterilkan lokasi dan melakukan penguburan darurat menggunakan tanah dan serpihan kayu.
- Hasil pemeriksaan post mortem menunjukkan gajah berusia sekitar 10 tahun mati akibat terseret arus banjir, tanpa luka di tubuhnya, dengan sepasang gading yang patah.
- Pada 6 Januari 2026, Tim BKSDA kembali memonitoring lokasi penguburan gajah dan menemukan bahwa bangkai telah terurai hampir sepenuhnya, hanya tersisa tulang-belulang dan tengkorak.
Rencana Penguburan Permanen
- Rencananya penguburan permanen akan dilakukan pada 13 Januari 2026 di PLG Saree, Kabupaten Aceh Besar.
- Petugas telah mengamankan sisa gading gajah sebanyak satu pasang, dengan panjang gading sebelah kiri 38 cm dan sebelah kanan 36 cm.
- Lokasi penguburan sempat dibongkar karena isu adanya gading yang masih tersisa, namun petugas telah menutupnya kembali dengan terpal dan menambahkan timbunan tanah.
Kondisi Terkini
- Kondisi bangkai telah terurai hampir sepenuhnya, hanya tersisa tulang-belulang dan tengkorak.
- Bau busuk mulai berkurang, namun petugas tetap memantau lokasi untuk memastikan keamanan dan kebersihan lingkungan.
BKSDA Aceh terus berupaya untuk menanggulangi masalah ini dengan sebaik mungkin, meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan. Warga diharapkan untuk tidak mendekati lokasi penguburan gajah demi keamanan dan kesehatan bersama.
