News
Anggota DPR Aceh Fasilitasi Pemulangan Jenazah Mahasiswa Hafiz Qur’an Asal Aceh Tenggara
4 hari yang lalu
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Muslim Ayub, menunjukkan kepedulian dan empati mendalam dengan memfasilitasi seluruh biaya pemulangan jenazah seorang hafidz Muhammad Aldi bin Hadiyan, Minggu 11 Januari 2026. Almarhum Muhammad Aldi bin Hadiyan merupakan mahasiswa asal Desa Biak Muli Bakhu, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, yang wafat di Jakarta karena sakit.
Almarhum Muhammad Aldi bin Hadiyan meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Semasa hidupnya, almarhum tercatat sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, Jurusan Tafsir Al-Qur’an, serta dikenal sebagai Hafiz Al-Qur’an 30 Juz.
Proses Pemulangan Jenazah
- Proses pemulangan jenazah sempat mengalami kendala akibat keterbatasan biaya yang dihadapi pihak keluarga.
- H. Muslim Ayub, selaku Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I, secara langsung menanggung seluruh biaya transportasi dan pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman di Aceh Tenggara.
- "Orang tua almarhum berasal dari keluarga sederhana. Oleh karena itu, kami merasa terpanggil untuk membantu agar jenazah almarhum dapat segera dipulangkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya," ujar H. Muslim Ayub.
Perjalanan Jenazah
- Saat ini jenazah Muhammad Aldi bin Hadiyan telah diberangkatkan dari Jakarta dan sedang dalam perjalanan menuju rumah duka yang berada di desa Biak Mulai Bakhu Aceh Tenggara.
- "Alhamdulillah almarhum telah diberangkatkan dengan menggunakan pesawat menuju Kuala Namu Medan, Insyaallah jenazah akan tiba dengan selamat di kampung halaman di Kutacane dengan jalan darat," ungkap Muslim Ayub.
Ucapan Terima Kasih dari Keluarga
- Pihak keluarga dan ahli waris menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada H. Muslim Ayub atas kepedulian, keikhlasan, serta bantuan penuh yang telah diberikan dalam memfasilitasi pemulangan jenazah almarhum.
- "Terimakasih kami ucapkan kepada Pak Mukim Ayub, atas kepedulian beliau anak kami bisa di pulangkan ke Kutacane," ungkap salah seorang keluarga Alm Aldi.
