Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Anggota DPRK Desak Satpol PP dan WH Tindak Tegas Sindikat Eksploitasi Anak di Banda Aceh

6 jam yang lalu

Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra, Irwansyah SE, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) untuk bertindak lebih tegas terhadap sindikat eksploitasi anak di bawah umur yang dijadikan pengemis di berbagai fasilitas publik di Banda Aceh. Menurut Irwansyah, keberadaan anak-anak yang mengemis di persimpangan jalan, kawasan wisata, masjid, hingga pusat keramaian tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena melanggar hak anak dan mengganggu ketertiban umum.

Irwansyah mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan anak-anak yang ditemui langsung di lapangan, sebagian mereka turun ke jalan bukan atas kemauan sendiri, melainkan dibawa dan diorganisir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa Satpol PP dan WH tidak cukup hanya melakukan penertiban sesaat, melainkan harus berani membongkar jaringan atau sindikat yang berada di balik praktik tersebut.

Desakan untuk Koordinasi Lintas Instansi

  • Irwansyah mendorong koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Sosial dan aparat penegak hukum, agar penanganannya menyentuh akar masalah.
  • Ia menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanat undang-undang dan nilai keislaman yang harus dijunjung tinggi di Aceh.
  • Pemerintah Kota Banda Aceh diminta hadir secara serius agar anak-anak mendapatkan pembinaan, pendidikan, dan perlindungan yang layak.

Dampak terhadap Citra Banda Aceh

  • Keberadaan anak-anak pengemis di ruang publik memberikan kesan buruk bagi wisatawan yang datang ke Banda Aceh.
  • Banda Aceh sebagai kota syariat Islam dan wajah Aceh di mata dunia tidak boleh membiarkan eksploitasi anak terus terjadi.

Irwansyah menegaskan bahwa penanganan masalah ini harus dilakukan dengan serius dan menyeluruh untuk melindungi hak-hak anak dan menjaga citra Banda Aceh sebagai kota yang beradab dan berkeadilan.

Indikasi Kuat Sindikat Eksploitasi Anak

  • Anak-anak di bawah umur diatur jam dan tempatnya untuk mengemis.
  • Praktik ini bukan lagi soal kemiskinan semata, tapi sudah mengarah pada dugaan sindikat eksploitasi anak.

Dengan adanya desakan ini, diharapkan Satpol PP dan WH dapat segera mengambil tindakan tegas untuk membongkar jaringan sindikat eksploitasi anak dan memberikan perlindungan yang layak bagi anak-anak di Banda Aceh.

Anggota DPRK Desak Satpol PP dan WH Tindak Tegas Sindikat Eksploitasi Anak di Banda Aceh