Prajurit TNI asal Aceh, Farizal Rhomadhon, gugur dalam serangan Israel di Lebanon. Ia merupakan bagian dari Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) dan berasal dari Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, Aceh. Serangan ini terjadi di dekat Adchit Al Qusayr dan dikutuk keras oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
Farizal meninggalkan seorang istri dan anak perempuan berusia dua tahun. Jenazahnya masih berada di Lebanon, dan upacara pemakaman militer akan dilakukan. Beberapa pelayat telah berdatangan ke rumah duka di Lendah, Kulon Progo, DIY.
Dampak dan Reaksi
- Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan Indonesia.
- Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, mengirimkan karangan bunga sebagai ungkapan duka cita.
- Komandan Kodim 0731/Kulon Progo mengonfirmasi bahwa upacara pemakaman militer akan dilakukan.
Kondisi Keluarga
- Farizal meninggalkan istri dan anak perempuan berusia dua tahun.
- Rumah duka berlokasi di RT 17 Ledok, Lendah, Kulon Progo, DIY.
- Beberapa pelayat telah berdatangan sejak pagi menjelang siang.
Serangan dan Korban
- Serangan Israel menewaskan satu personel TNI dan melukai seorang lainnya.
- Insiden ini terjadi di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon.
- Sekjen PBB menyatakan kekhawatiran atas keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.