Kebakaran besar melanda 13 unit rumah toko (ruko) di Aceh Selatan, menyebabkan kerugian ekonomi mencapai Rp2 miliar. Peristiwa ini terjadi pada dini hari dan tidak menyebabkan korban jiwa, namun warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena belum adanya posko pengungsian resmi.
Api dilaporkan pertama kali muncul dari lantai atas salah satu bangunan dan dengan cepat menyebar ke bangunan lain yang didominasi material kayu. Warga terbangun oleh pengumuman darurat dari masjid-masjid sekitar dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan barang seadanya.
Kronologi Kebakaran
- Api pertama kali terlihat dari lantai atas bangunan milik warga bernama Ibrahim.
- Kobaran api menyebar dengan cepat, diperparah oleh material kayu dan tiupan angin kencang.
- Warga berhamburan keluar rumah, sebagian hanya mengenakan sarung atau pakaian tidur.
- Tangis histeris terdengar dari para pemilik ruko yang melihat usaha mereka dilahap api.
Respons dan Penanganan
- Respons awal datang sekitar lima menit setelah laporan diterima, dengan satu unit armada dari Pos Kluet Utara.
- Bantuan tambahan dari Kluet Tengah, Bakongan, dan Tapaktuan tiba sekitar pukul 03.10 WIB.
- Total tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
- Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.35 WIB.
Dampak dan Penyebab
- Sebanyak 13 unit ruko hangus tanpa sisa, menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.
- Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, meskipun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
- Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan pentingnya kesiapsiagaan dan sistem mitigasi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk dengan bangunan berbahan mudah terbakar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Timur Harapkan Solusi Lahan PT Bumi Flora lewat Mediasi
Dalam kesempatan itu, kata dia, masing-masing perwakilan sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
Warga Aceh Menanti Respons Gubernur Soal Cabut JKA","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":70,"Education":55,"FinalScore":77,"Summary":"Massa aksi menolak Pergub
Pantauan Serambinews.com di lokasi, jumlah massa yang bertahan hingga malam ini terlihat lebih sedikit dari massa yang hadir pada siang tadi.
Ibu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.