News
APPSI Aceh Data Pasar Terdampak Banjir untuk Pemulihan UMKM Cepat
3 hari yang lalu
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah berdampak pada aktivitas pasar rakyat, baik dari sisi fasilitas maupun kegiatan jual beli pedagang. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Aceh mulai melakukan pendataan terhadap pasar rakyat yang terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Pendataan ini merupakan tindak lanjut arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI yang meminta DPW APPSI Aceh berkolaborasi dengan Kementerian UMKM, Kementerian Perdagangan, serta instansi terkait dalam program pemulihan UMKM dan pasar tradisional. Ketua DPW APPSI Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa pendataan pasar rakyat terdampak banjir harus dilakukan secara cepat, akurat, dan berbasis kondisi riil di lapangan agar program pemulihan UMKM dan pasar tradisional dapat tepat sasaran.
Dampak Banjir pada Pasar Rakyat
- Banjir telah mengganggu aktivitas pasar rakyat di Aceh, baik dari sisi fasilitas maupun kegiatan jual beli pedagang.
- Pasar rakyat merupakan penopang utama ekonomi masyarakat yang harus segera dipulihkan agar aktivitas ekonomi warga kembali berjalan normal.
Upaya Pemulihan Ekonomi
- Pendataan pasar rakyat terdampak banjir akan menjadi dasar penyusunan laporan kepada DPP APPSI dan kementerian terkait.
- Pemerintah Aceh akan mendorong sinergi antara APPSI, pemerintah kabupaten/kota, serta kementerian terkait dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi pascabencana.
Komitmen APPSI Aceh
- APPSI Aceh berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemulihan ekonomi daerah, khususnya sektor pasar tradisional yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Aceh.
- Pendataan ini merupakan instruksi dari Ketua Umum DPP APPSI, Sudaryono, serta arahan Ketua DPW APPSI Aceh, Fadhlullah, yang juga Wakil Gubernur Aceh.
Dengan adanya pendataan ini, diharapkan program pemulihan UMKM dan pasar tradisional dapat direalisasikan secara tepat sasaran dan mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana di Aceh.
