News
Petugas Bandara SIM Gagal Penyelundupan 1,9 kg Sabu ke Jakarta
3 hari yang lalu
Petugas Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1,9 kilogram sabu-sabu yang hendak dikirim ke Jakarta. Tersangka berinisial NF (42), warga Kabupaten Pidie, ditangkap saat hendak terbang menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Penggalan ini dilakukan melalui pemeriksaan rutin di X-Ray bandara SIM, yang mengungkap adanya narkotika dalam koper milik NF.
NF mengaku bahwa sabu-sabu tersebut berasal dari seseorang bernama Muslim di Pidie dan ia diupah Rp40 juta untuk mengantarkannya ke Jakarta. Namun, uang tersebut belum dibayarkan. NF juga mengaku telah tiga kali menyelundupkan narkoba sebelumnya, termasuk dari Batam ke Mataram dan Surabaya, dengan upah berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta. Tiga nama yang disebutkan NF kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan tim gabungan masih melakukan pengembangan kasus.
Detail Penyelundupan
- Berat sabu-sabu: 1,9 kg
- Tujuan pengiriman: Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta)
- Upah tersangka: Rp40 juta (belum dibayarkan)
- Asal sabu-sabu: Diberikan oleh seseorang bernama Muslim di Pidie
- Riwayat penyelundupan: Tersangka mengaku telah tiga kali menyelundupkan narkoba sebelumnya
Hukuman dan Ancaman
Tersangka NF dijerat dengan Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Sub Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 115 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dihadapi NF adalah:
- Pidana mati
- Penjara seumur hidup
- Penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun
- Denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar
Dampak dan Respons
Kasus ini menunjukkan adanya jaringan narkoba yang melibatkan Aceh dan daerah lain di Indonesia. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, menyatakan bahwa tim gabungan masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan lebih lanjut. Penyelundupan narkoba ini tidak hanya berdampak pada keamanan dan stabilitas sosial di Aceh, tetapi juga pada masyarakat di daerah tujuan pengiriman.
