Pemanfaatan wakaf di Aceh masih belum optimal sebagai instrumen keberlanjutan ekonomi sosial. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman mengenai mekanisme operasional dan pemanfaatan wakaf. Baitul Mal Aceh (BMA) mengadakan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas nazir dalam mengelola wakaf.
Anggota BMA, Fahmi M Nasir MCL, menyatakan bahwa tata kelola wakaf yang baik dan profesionalisme merupakan kunci untuk mengembangkan sektor wakaf di Aceh. Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola memerlukan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, audit rutin, serta keterlibatan aktif dengan para pemangku kepentingan.
Potensi dan Tantangan Wakaf di Aceh
- Potensi Besar: Masyarakat Aceh dikenal dermawan, dengan potensi wakaf yang besar. Bahkan, baru-baru ini ada yang mewakafkan dua unit toko.
- Tata Kelola: Pengelola wakaf harus memiliki kompetensi dan pemahaman yang memadai, serta menjalani pelatihan berkelanjutan.
- Inovasi: Wakaf uang dan produktif diharapkan dapat dikembangkan melalui model seperti saham wakaf, wakaf digital, dan wakaf korporasi.
- Kolaborasi: Kolaborasi dengan sektor swasta penting untuk pengembangan proyek wakaf komersial.
Langkah ke Depan
BMA dan Baitul Mal Kabupaten/Kota perlu memainkan peranan yang lebih besar dalam mengelola wakaf di Aceh. Anggota DPS BMA, Dr HA Gani Isa, mendorong realisasi berbagai bentuk wakaf modern, seperti wakaf uang dan wakaf produktif. Ia menegaskan bahwa praktik wakaf uang tidak lagi menjadi perdebatan karena telah memiliki dasar hukum yang kuat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
: developer perumahan aceh hadapi lonjakan harga batu bata hingga rp1.200
“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa perhatian serius, kami khawatir banyak developer di Aceh ambruk.” ZULKIFLI HM JUNED, Ketua DPD REI Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.