News
Banjir Luapan Sungai Kembali Rendam Jalur Lintas di Pidie Jaya
09 Januari 2026 08:48
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir luapan sungai. Kali ini, banjir merendam jalur lintas Desa Pante Beureune menuju Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, sehingga akses jalan nyaris lumpuh. Ketinggian air di lokasi mencapai paha orang dewasa, menyebabkan kendaraan sulit melintas.
Kondisi serupa juga terjadi di jalur Desa Blang Cut menuju Desa Dayah Kruet, dengan ketinggian air yang diperkirakan sama. Banjir luapan ini disebabkan tertutupnya saluran drainase oleh endapan lumpur pascabanjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025. Akibatnya, air hujan tidak dapat mengalir normal dan menggenangi badan jalan dalam waktu lama.
Dampak Banjir
- Ketinggian air mencapai paha orang dewasa, menghambat akses jalan dan aktivitas warga.
- Sisa lumpur banjir bandang masih menumpuk di sepanjang jalur terdampak, memperparah situasi karena menghambat aliran air menuju saluran pembuangan.
- Kerusakan parah pada sejumlah sungai dinilai menjadi faktor utama air mudah meluap ke permukiman dan fasilitas umum.
Penyebab Banjir
- Sebagian besar daerah aliran Sungai Krueng Meureudu kini dilaporkan mengalami pendangkalan dan kerusakan bantalan sungai.
- Kondisi tersebut membuat sungai tak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras, sehingga banjir berulang sulit dihindari.
Harapan Warga
- Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan pembersihan drainase agar akses jalan kembali normal serta banjir tidak terus berulang setiap kali hujan turun.
Kondisi Saat Ini
- Banjir luapan kerap terjadi setiap kali hujan deras turun di kawasan pegunungan.
- Kerusakan parah pada sejumlah sungai dinilai menjadi faktor utama air mudah meluap ke permukiman dan fasilitas umum.
Solusi yang Diharapkan
- Normalisasi sungai dan pembersihan drainase agar akses jalan kembali normal dan banjir tidak terus berulang setiap kali hujan turun.
Kesimpulan
Banjir luapan sungai di Pidie Jaya, Aceh, kembali merendam jalur lintas dan menghambat aktivitas warga. Kerusakan sungai dan pendangkalan menjadi faktor utama banjir berulang. Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan pembersihan drainase untuk mengatasi masalah ini.
