News
Banjir Landai 10 Kecamatan Aceh Timur, 5 Gampong Indra Makmur Mengungsi
08 Januari 2026 20:00
Banjir kembali melanda 10 kecamatan di Aceh Timur setelah hujan deras sejak Rabu malam hingga Kamis (8/1/2025). Warga di beberapa gampong terpaksa mengungsi karena ketinggian air mencapai 1,5 meter, sementara di wilayah lain masyarakat bertahan di rumah meski air memasuki pemukiman.
BPBD Aceh Timur telah mengerahkan tim untuk evakuasi, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Dampak Banjir di Aceh Timur
- 10 kecamatan terdampak: Banda Alam, Indra Makmur, Pante Bidari, Madat, Nurussalam, Simpang Ulim, Julok, Rantau Selamat, Ranto Peureulak, dan Sungai Raya.
- 5 gampong mengungsi: Alue Ie Mirah, Blang Nisam, Pelita Sagop Jaya, Seunebok Cina, dan Jambo Leubok di Kecamatan Indra Makmur.
- Ratusan rumah terendam di Kecamatan Simpang Ulim, dengan 1.300 jiwa terdampak di 13 gampong.
- Ketinggian air bervariasi, dari 30 cm hingga 1,5 meter, tergantung lokasi.
Respons Pemerintah dan Warga
- BPBD Aceh Timur fokus pada evakuasi dan pendataan korban.
- Warga di Simpang Ulim memilih bertahan di rumah sambil menjaga barang berharga.
- Pemerintah imbau waspada terhadap banjir susulan dan cuaca ekstrem.
Meskipun air mulai surut, warga tetap waspada dan beberapa masih bertahan di posko pengungsian. Kondisi ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Aceh Timur.
Data Gampong Terdampak di Simpang Ulim
- Pucok Alue Sa: 415 jiwa (132 KK)
- Pucok Alue Dua: 345 jiwa (116 KK)
- Nicah Awe: 286 jiwa (98 KK)
- Alue Mulieng: 235 jiwa (76 KK)
- Alue Buloh Sa: 138 jiwa (78 KK)
- Blang Nie: 136 jiwa (79 KK)
- Matang Sepeng: 128 jiwa (79 KK)
- Matang Kumbang: 121 jiwa (66 KK)
- Pucok Alue Barat: 118 jiwa (68 KK)
- Gampong Baro: 111 jiwa (69 KK)
- Alue Buloh Dua: 86 jiwa (56 KK)
- Matang Weng: 86 jiwa (29 KK)
- Gampong Blang: 78 jiwa (31 KK)
- Peulalu: 78 jiwa (26 KK)
- Titi Barueh: 69 jiwa (30 KK)
