Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Banjir Hancurkan 42 Dapur Garam di Aceh Utara, Petani Kehilangan Penghidupan

09 Januari 2026 17:36

Banjir besar yang melanda Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada 26 November 2025, telah menghancurkan 42 dapur produksi garam. Petani garam setempat kehilangan mata pencarian utama, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta per dapur. Selain merusak dapur produksi, banjir juga menghancurkan belasan panel penjemuran air laut dan peralatan pendukung lainnya.

Sebelum banjir, petani garam di Lancok mampu memproduksi 30 hingga 40 bambu garam per hari, dengan pendapatan berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Namun, setelah banjir, harga garam melonjak dari Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per bambu menjadi Rp 15.000 per bambu. Hal ini disebabkan oleh penggunaan bibit dalam proses produksi, yang sebelumnya tidak diperlukan.

Dampak Banjir terhadap Petani Garam

  • 42 dapur produksi garam hancur, menyebabkan petani kehilangan mata pencarian.
  • Kerugian per dapur mencapai Rp 20 juta, termasuk kuali dan lahan yang hilang.
  • Harga garam melonjak menjadi Rp 15.000 per bambu, dari sebelumnya Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per bambu.
  • Produksi garam menurun drastis, dari 30 hingga 40 bambu per hari menjadi terhenti.
  • Petani berharap bantuan pemerintah untuk memulihkan sarana produksi dan kembali bekerja.

Harapan Petani Garam

Petani garam di Lancok berharap bantuan pemerintah segera terealisasi agar mereka dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, telah mengunjungi lokasi dan menjanjikan bantuan penuh untuk perbaikan sarana produksi. Namun, hingga saat ini, petani masih menunggu realisasi janji tersebut.

Dampak banjir ini tidak hanya dirasakan oleh petani garam, tetapi juga oleh masyarakat sekitar yang bergantung pada produksi garam lokal. Kenaikan harga garam dan berkurangnya produksi garam lokal berdampak pada ekonomi keluarga petani dan ketersediaan garam di pasar.

Tantangan Petani Garam

Selain kehilangan lahan produksi, petani garam juga menghadapi tantangan lain seperti gelombang laut yang tinggi, yang menyulitkan mereka untuk mencari alternatif penghidupan seperti mencari kerang. Hal ini semakin memperburuk kondisi ekonomi petani garam di Lancok, yang sangat bergantung pada produksi garam untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Banjir Hancurkan 42 Dapur Garam di Aceh Utara, Petani Kehilangan Penghidupan
0123456789