News
Banjir Aceh Picu 4 Jamaah Haji Undur Diri, 600 Tunda Keberangkatan
14 jam yang lalu
Banjir besar yang melanda Aceh pada akhir November 2025 tidak hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga mempengaruhi persiapan keberangkatan jamaah haji 2026. Meski pelunasan biaya haji telah mencapai 101 persen, beberapa jamaah memilih mengundurkan diri atau menunda keberangkatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, menyatakan bahwa kuota haji Aceh tahun ini meningkat menjadi 5.426 jamaah, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Namun, banjir dan alasan pribadi menyebabkan 4 jamaah mengundurkan diri dan 600 jamaah menunda keberangkatan.
Dampak Banjir terhadap Jamaah Haji
- 4 jamaah resmi mengundurkan diri, sebagian besar karena faktor kesehatan dan kebutuhan pendampingan bagi jamaah lanjut usia.
- 600 jamaah mengajukan penundaan keberangkatan, sebagian sebelum banjir terjadi.
- Kuota cadangan sebesar 40 persen disiapkan untuk mengantisipasi kekosongan, dengan 93 jamaah cadangan siap diberangkatkan.
Persiapan Keberangkatan
- 77 persen dokumen jamaah haji Aceh telah dikirim ke Jakarta untuk proses visa.
- Jamaah akan berangkat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan 393 jamaah per kloter.
- Pembagian kloter sedang disusun berdasarkan kabupaten dan kota, dengan kloter awal diisi jamaah dari daerah yang sama.
Kanwil Kemenag Aceh berharap tidak ada lagi jamaah yang mengundurkan diri, namun tetap siap memberikan pelayanan jika terjadi kondisi darurat. Keberangkatan dijadwalkan pada gelombang kedua, dengan penyelesaian dokumen dan visa sebagai tahapan selanjutnya pascapelunasan biaya haji.
Dengan adanya banjir dan penundaan keberangkatan, persiapan haji 2026 di Aceh menghadapi tantangan tersendiri. Namun, upaya untuk memastikan keberangkatan jamaah tetap berjalan dengan baik terus dilakukan oleh pihak terkait.
Kuota dan Pelunasan
- Kuota haji Aceh tahun 2026: 5.426 jamaah
- Pelunasan biaya haji: 101 persen
- Kuota cadangan: 40 persen
- Jamaah cadangan siap berangkat: 93 jamaah
