News
BEM Unimal Salurkan Bantuan Sembako untuk 250 Mahasiswa Terdampak Bencana di Aceh
30 Desember 2025 19:25
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM Unimal) menyalurkan bantuan sembako kepada 250 mahasiswa yang terdampak bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu kawasan Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan Reulet, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Pembagian sembako ini bertujuan untuk meringankan beban mahasiswa yang belum menerima bantuan dan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BEM Unimal, Muhammad Ilal Sinaga, didampingi oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Chandra Hasibuan, Ketua BEM FKIP Bagas Suanri, Ketua Himagrotek Abiansyah, serta tim BEM Unimal. Bantuan sembako diberikan kepada mahasiswa yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Detail Kegiatan
- Lokasi Pembagian: Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan Reulet, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.
- Jumlah Penerima: 250 mahasiswa yang terdampak bencana.
- Tujuan: Meringankan beban mahasiswa yang belum menerima bantuan dan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
- Pimpinan Kegiatan: Muhammad Ilal Sinaga (Ketua BEM Unimal) dan tim.
Dampak dan Harapan
- Dampak Langsung: Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa yang terdampak bencana.
- Semangat Solidaritas: Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian di lingkungan kampus Universitas Malikussaleh.
Salah satu mahasiswa penerima manfaat, Yuda, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih bantuan kakak abang karena sangat berarti bagi kami semua. Akan Yuda ingat selalu," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, BEM Unimal berharap dapat meringankan beban mahasiswa yang terdampak serta menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian di lingkungan kampus Universitas Malikussaleh.
Konteks Lokal
- Wilayah: Lhokseumawe dan Aceh Utara.
- Subjek Manusia: Mahasiswa yang terdampak bencana.
- Dampak: Meringankan beban mahasiswa dan menumbuhkan semangat solidaritas.
