News
Aceh dan Sumut Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemerintah Bentuk Satgas
3 hari yang lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera, termasuk Aceh, menjadi prioritas utama pemerintah. Presiden telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera untuk memastikan pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Mendagri menjelaskan bahwa pemulihan pascabencana meliputi aktivasi fungsi pemerintahan, pulihnya layanan publik, ketersediaan akses pendukung, hingga geliat perekonomian yang kembali normal. Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi daerah terdampak menunjukkan progres signifikan, meskipun masih ada tantangan seperti akses jalan dan sedimentasi sungai.
Indikator Pemulihan Pascabencana
- Aktivasi fungsi pemerintahan: Pemerintah daerah diharapkan berjalan lancar, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
- Pulihnya layanan publik: Layanan publik harus segera berfungsi normal untuk mendukung kehidupan masyarakat.
- Ketersediaan akses pendukung: Akses jalan dan infrastruktur pendukung lainnya perlu diperbaiki untuk memudahkan mobilitas dan distribusi bantuan.
- Geliat perekonomian: Perekonomian lokal, termasuk pasar, restoran, dan warung, menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Tantangan dan Langkah Selanjutnya
- Akses jalan: Rusaknya akses dan ruas jalan di sejumlah daerah menjadi perhatian utama. Pemerintah akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memulihkan kondisi tersebut.
- Sedimentasi sungai: Normalisasi sungai akan diusulkan untuk mengatasi masalah sedimentasi yang dapat menyebabkan banjir.
- Koordinasi dan kerja sama: Kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI/Polri diapresiasi dalam upaya pemulihan pascabencana.
Mendagri juga mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan kabupaten/kota setempat, yang dinilai responsif dalam penanganan bencana. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh dan Sumatera secara keseluruhan.
