News
Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Mulai Berjalan Pararel dengan Pembersihan Pasca Banjir
6 hari yang lalu
Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah terdampak banjir bandang pada akhir November 2025. Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan bahwa sekitar 80% pedagang sudah mulai beraktivitas kembali, meskipun proses pembersihan pasar dari puing dan lumpur masih berlangsung.
Pasar yang berdiri sejak 1982 ini merupakan pusat perdagangan masyarakat Aceh Tamiang dengan 295 pedagang, terdiri dari 156 pedagang los dan 139 pedagang kios. Kemendag telah memberikan bantuan berupa 100 unit tenda lapak jualan untuk mempercepat pemulihan pasar.
Kondisi Pasar Pasca Banjir
- 80% pedagang sudah mulai beraktivitas kembali.
- Proses pembersihan pasar dari puing dan lumpur masih berlangsung.
- Pasokan kebutuhan pokok (bapok) seperti daging ayam, telur, cabai keriting, dan cabai rawit terpantau terkendali.
Bantuan dari Kemendag
- 100 unit tenda lapak jualan telah diserahkan kepada para pedagang.
- Program Kemendag Peduli juga telah mengirim bantuan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera, termasuk Aceh.
- Koordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha terus dilakukan untuk memastikan distribusi bapok lancar.
Harapan Pemulihan Ekonomi
Pemulihan Pasar Kuala Simpang diharapkan dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat Aceh Tamiang. Dengan dukungan dari Kemendag dan pemerintah daerah, pasar ini diharapkan dapat segera beroperasi secara normal dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca bencana.
Pasokan Kebutuhan Pokok
Pasokan kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus dipantau dan dikendalikan. Daging ayam, telur, cabai keriting, dan cabai rawit mendapat pasokan dari Takengon, Aceh, dan Medan, Sumatera Utara. Hal ini memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan.
Dengan upaya pemulihan yang terus dilakukan, diharapkan Pasar Kuala Simpang dapat segera kembali beroperasi secara penuh dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang.
