News
Pemulihan Psikologis Siswa SD Negeri Babo Pasca Banjir di Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025 tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi siswa SD Negeri Babo. Sekolah yang terletak di Kecamatan Bandar Pusaka kini beroperasi di tenda darurat, dengan fokus utama pada pemulihan psikologis anak-anak yang terdampak.
Kepala SD Negeri Babo, Ahmad, menjelaskan bahwa sejak pembelajaran kembali aktif pada 26 Desember 2025, proses belajar mengajar difokuskan untuk memulihkan kondisi mental siswa. Pembelajaran dilakukan setiap hari kecuali hari besar, dengan durasi terbatas dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Kondisi Pembelajaran di Tenda Darurat
- 157 siswa tercatat mengikuti pembelajaran di tenda darurat.
- Pembelajaran dilakukan secara bertahap untuk memulihkan trauma siswa.
- Durasi pembelajaran dibatasi untuk menghindari kelelahan dan stres berlebih.
Dukungan dari Berbagai Pihak
- Relawan pendidikan dan Sekolah Namira membantu dalam mata pelajaran IPAS, Matematika, dan Bahasa Indonesia.
- Telkom menyediakan transportasi bagi siswa dari kampung yang jauh dari lokasi tenda darurat.
Harapan ke Depan
- Pihak sekolah berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan sekolah baru.
- Pembelajaran di tenda darurat dianggap memiliki keterbatasan dan tidak ideal untuk jangka panjang.
Dengan kondisi yang masih dalam tahap pemulihan, sekolah berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa. Pemulihan psikologis menjadi prioritas utama agar anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman.
Pemulihan psikologis siswa SD Negeri Babo pasca banjir di Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan pembangunan sekolah baru.
Dengan demikian, diharapkan siswa dapat kembali belajar dengan normal dan mendapatkan pendidikan yang layak di lingkungan yang aman dan nyaman.
Pemulihan psikologis siswa SD Negeri Babo pasca banjir di Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan pembangunan sekolah baru.
Dengan demikian, diharapkan siswa dapat kembali belajar dengan normal dan mendapatkan pendidikan yang layak di lingkungan yang aman dan nyaman.
