News
12 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Tenggara Terima Santunan Kematian Rp 15 Juta
2 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara pada November 2025 lalu mengakibatkan 12 orang meninggal dunia. Sebanyak 12 ahli waris korban menerima santunan kematian sebesar Rp 15 juta per orang dari Kementerian Sosial RI melalui Pemkab Aceh Tenggara.
Bustami Arifin, salah satu ahli waris, menyatakan bahwa bantuan ini sangat berharga dan dapat meringankan beban keluarga korban. Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban bencana.
Dampak Banjir Bandang
- 12 korban jiwa di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe.
- Pemerintah berkomitmen untuk pemulihan pascabencana, termasuk infrastruktur dan tempat tinggal korban.
- Bantuan santunan kematian dan paket sembako diberikan kepada ahli waris korban.
Harapan dan Pemulihan
- Keluarga korban berharap dapat bangkit kembali pascabencana.
- Pemerintah terus berupaya untuk pemulihan pascabencana.
- Bupati Aceh Tenggara menyampaikan belasungkawa atas bencana yang menimpa warga.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga korban untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan suci Ramadhan yang akan datang. Pemerintah juga terus berupaya untuk memulihkan kondisi pascabencana di Aceh Tenggara.
Fakta Penting
- 12 korban jiwa akibat banjir bandang pada November 2025.
- Rp 15 juta per orang diberikan sebagai santunan kematian.
- Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe merupakan lokasi terdampak banjir bandang.
Pemerintah dan masyarakat Aceh Tenggara berharap dapat segera pulih dari dampak bencana dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik.
Komitmen Pemerintah
- Pemerintah terus berupaya untuk pemulihan pascabencana.
- Bantuan santunan kematian dan paket sembako diberikan kepada ahli waris korban.
- Bupati Aceh Tenggara menyatakan komitmen pemerintah dalam pemulihan pascabencana.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga korban dapat meringankan beban dan mempersiapkan diri untuk menghadapi bulan suci Ramadhan yang akan datang.
