News
Menlu Sugiono Soroti Bencana Aceh: Negara Wajib Lindungi Rakyat
2 hari yang lalu
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, membuka Pernyataan Pers Tahunan 2026 dengan menyoroti bencana alam yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan duka cita mendalam dan menekankan kewajiban negara untuk melindungi rakyat dalam situasi apa pun.
Sugiono mengapresiasi upaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang sedang berlangsung dan yakin akan hasil positif. Ia juga menegaskan bahwa diplomasi Indonesia harus berangkat dari kepentingan domestik dan kebutuhan rakyat.
Poin-Poin Penting:
- Duka cita mendalam atas bencana yang menimpa Aceh dan wilayah lainnya.
- Kewajiban negara untuk melindungi rakyat dalam situasi apa pun.
- Apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
- Diplomasi Indonesia harus berangkat dari kepentingan domestik dan kebutuhan rakyat.
- Presiden Prabowo Subianto menekankan prinsip kebijakan luar negeri yang berangkat dari kepentingan domestik.
Menlu Sugiono menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa diplomasi adalah instrumen negara untuk memastikan rakyat aman, sejahtera, dan terlindungi. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban yang terdampak bencana, baik yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, maupun mata pencaharian.
Upaya Rekonstruksi dan Rehabilitasi:
- Proses rekonstruksi dan rehabilitasi sedang berlangsung.
- Diharapkan menunjukkan hasil positif dan mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak ke kondisi yang lebih baik.
- Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berada di garis depan penanganan bencana.
Diplomasi Indonesia:
- Diplomasi harus berangkat dari kebutuhan rakyat dan kepentingan nasional.
- Kewajiban negara untuk hadir dan melindungi masyarakat Indonesia di tengah situasi global yang semakin tidak menentu.
- Diplomasi adalah instrumen negara untuk memastikan rakyat aman, sejahtera, dan terlindungi.
Pernyataan ini disampaikan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI Tahun 2026, Rabu (14/1/2026).
