News
Mualem Didesak Lawan Penjahat Lingkungan di Aceh Jaya dan Krueng Sabe
18 jam yang lalu
Banjir besar yang melanda daerah pesisir timur Aceh pada November lalu meninggalkan luka mendalam bagi jutaan warga. Bencana ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan akibat dari kerusakan lingkungan yang sistematis. Hutan-hutan di hulu daerah aliran sungai dan sungai-sungai seperti Krueng Sabe di Aceh Jaya terus dikeruk dan dialiri merkuri, sementara para perusak lingkungan beroperasi tanpa hambatan.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, kini menjadi satu-satunya harapan untuk menegakkan hukum lingkungan. Pejabat lain, termasuk Kepolisian Daerah Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Panglima Kodam Iskandar Muda, dinilai tidak efektif dalam menangani masalah ini. Mualem didesak untuk mengambil langkah radikal guna menyelamatkan hutan dan sungai yang tersisa di Aceh.
Dampak Kerusakan Lingkungan
- Banjir besar yang melanda daerah pesisir timur Aceh disebabkan oleh kerusakan hutan yang parah.
- Sungai-sungai yang dulu jernih kini berlumpur karena dasarnya terus dikeruk dan dialiri merkuri.
- Para perusak lingkungan terus beroperasi di Krueng Sabe, Aceh Jaya, tanpa hambatan dari aparat penegak hukum.
Tindakan yang Diharapkan dari Mualem
- Menekan pihak berwenang seperti Kepolisian Daerah Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Panglima Kodam Iskandar Muda untuk menegakkan hukum lingkungan.
- Mendorong lembaga vertikal seperti Gakkum KLHK, Balai Wilayah Sungai, dan Kepala TN Gunung Leuser untuk bergerak bersama menyelamatkan hutan dan sungai tersisa di Aceh.
- Melakukan langkah radikal untuk menumbuhkan harapan masa depan hutan terjaga dan keselamatan lingkungan Aceh.
Tanpa keberanian Mualem mengambil langkah radikal, keselamatan lingkungan Aceh hanya akan menjadi cerita bohong. Rakyat Aceh akan terus dimiskinkan, dan harga diri mereka akan terus tergerus oleh kerusakan lingkungan yang tak kunjung teratasi.
Harapan untuk Masa Depan
- Masyarakat Aceh mengharapkan Mualem untuk menggunakan kewenangan dan mandat rakyat yang dimilikinya untuk menghalau para penjahat lingkungan.
- Lingkungan Aceh yang terjaga akan memberikan dampak positif bagi kehidupan jutaan warga, terutama di daerah pesisir timur yang rentan terhadap bencana banjir.
- Penegakan hukum lingkungan yang efektif akan menjadi fondasi bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Aceh di masa depan.
