Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Prabowo Tolak Pangkas MBG, Hemat Rp40 Triliun Dipertimbangkan

3 jam yang lalu

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan setelah muncul usulan untuk memangkas hari operasionalnya dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu. Usulan ini diajukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai upaya efisiensi anggaran, dengan potensi penghematan hingga Rp40 triliun per tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa usulan ini bukan berasal dari Kementerian Keuangan, melainkan dari BGN, dan masih dalam tahap pembahasan.

Presiden Prabowo Subianto menolak tegas usulan pemangkasan tersebut. Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan upaya menekan angka stunting. Prabowo menyatakan bahwa pemerintah masih memiliki banyak opsi penghematan lain tanpa harus memangkas program prioritas seperti MBG.

Dampak dan Respons Pemerintah

  • Potensi penghematan anggaran: Pemangkasan satu hari operasional MBG berpotensi menghemat hingga Rp40 triliun per tahun.
  • Komitmen Presiden: Prabowo Subianto menegaskan bahwa program MBG tidak akan dipangkas dan tetap menjadi prioritas.
  • Upaya efisiensi lain: Pemerintah berencana mencari penghematan dari pos belanja lain yang dinilai kurang produktif, seperti perjalanan dinas dan belanja operasional lainnya.
  • Dukungan Menteri: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa program MBG tidak akan terkena efisiensi anggaran.

Pemerintah terus berupaya mencari solusi efisiensi anggaran tanpa mengorbankan program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Prabowo Tolak Pangkas MBG, Hemat Rp40 Triliun Dipertimbangkan