Pada Jumat, 22 Mei 2026, pemadaman listrik massal melanda Aceh serta sejumlah provinsi Sumatera setelah gangguan pada jaringan transmisi interkoneksi Rumai–Muaro Bungo 275 kV. Pemadaman ini menghentikan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di banyak wilayah, termasuk kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Gelombang blackout ini mengulangi kejadian serupa yang terjadi pada Juni 2024 ketika gangguan SUTT 275 kV Lubuklinggau–Lahat menyebabkan lebih dari satu juta pelanggan terputus listrik berjam-jam. UMKM, pedagang tradisional, dan rumah sakit terpaksa mengandalkan genset darurat dengan biaya tambahan, sementara perdagangan digital dan pembayaran elektronik terganggu total.
Dampak dan Tantangan di Aceh
- Pedagang kecil di Pasar Aceh kehilangan stok makanan segel karena pendingin mati, menimbulkan kerugian rata‑rata Rp 2,5 juta per pedagang.
- Rumah sakit di Aceh harus menyalakan genset darurat, menambah biaya operasional hingga 15 % dari anggaran harian.
- Nelayan di pesisir Aceh Barat tidak dapat mengisi salju dan menyimpan hasil tangkapan, sehingga produksi harian menurun sekitar 30 %.
- Sekolah dan kantor desa terpaksa menunda pembelajaran dan layanan administrasi karena tidak ada cadangan listrik yang memadai.
- Pemerintah daerah dan PLN disyaratkan bangun microgrid berbasis surya komunitas dan mikrohidro di setiap kecamatan kritis untuk menjamin cadangan minimal 4 jam selama gangguan jaringan utama.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Aceh Tenang Menggunakan Lilin Sambil Menunggu Listrik Normal
PLN, kata Lukman, masih melakukan pengecekan secara menyeluruh sehingga belum dapat memastikan kapan pasokan listrik kembali normal.
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.