News
BMM Salurkan Bantuan untuk 1.700 Penyintas Bencana di Aceh Utara
5 hari yang lalu
Banjir bandang dan longsor yang melanda Dusun Blang Peuria, Kecamatan Samudera Gedong, Kabupaten Aceh Utara, meninggalkan sekitar 1.700 jiwa penyintas yang masih bertahan di pengungsian. Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket logistik dan hygiene kit untuk meringankan beban masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui sinergi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Kantor Cabang Lhokseumawe dan koordinasi dengan Koramil Samudera Gedong. Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan efektif.
Kondisi Penyintas di Pengungsian
- 1.700 jiwa penyintas masih tinggal di tenda pengungsian, masjid, dan meunasah.
- Warga menggunakan siang hari untuk membersihkan rumah pasca banjir bandang.
- Kebutuhan mendesak meliputi alat kebersihan, perlengkapan ibadah, dan Al-Qur’an.
Upaya Kolaboratif
- Bantuan disalurkan secara simbolis oleh Branch Manager Bank Muamalat Lhokseumawe, M. Reza Anryco.
- Koordinasi dengan Koramil Samudera Gedong untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
BMM berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan yang amanah dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak bencana di Aceh Utara.
Dampak Jangka Panjang
- Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebersihan lingkungan dan aktivitas ibadah di pengungsian.
- Kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan terus berlanjut dan menjangkau warga yang membutuhkan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi di masa pemulihan pasca bencana.
Kebutuhan Mendesak
- Alat kebersihan untuk menjaga kesehatan lingkungan pengungsian.
- Perlengkapan ibadah dan Al-Qur’an untuk mendukung aktivitas keagamaan warga.
BMM terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, dengan harapan dapat meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan.
