News
BNPB Bangun 609 Huntara untuk Pengungsi Banjir di Nagan Raya
05 Januari 2026 21:42
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah dan infrastruktur. Sekitar 85% rumah warga dan fasilitas umum dilaporkan rusak total, memaksa ribuan warga mengungsi.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, meninjau lokasi pengungsian dan berjanji untuk membangun 609 unit hunian sementara (huntara). Pembangunan akan dilakukan secara gotong royong melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Rincian Pembangunan Huntara
- Gampong Blang Meurandeh: 91 unit
- Gampong Kuta Teungoh: 222 unit
- Gampong Babah Suak: 166 unit
- Gampong Blang Puuk: 130 unit
Kebutuhan Mendesak
- Hunian sementara untuk menggantikan tenda pengungsian yang tidak nyaman.
- Penyediaan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
- Percepatan pembangunan sebelum bulan Ramadan.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan dari BNPB. Ia berharap hunian sementara dapat segera dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang terdampak banjir.
Dampak Banjir
- Ribuan warga terpaksa mengungsi.
- Infrastruktur dan fasilitas umum rusak parah.
- Kebutuhan mendesak akan hunian layak dan kebutuhan dasar.
Pembangunan huntara diharapkan dapat memberikan solusi jangka pendek bagi warga yang terdampak banjir, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi bulan Ramadan dengan lebih baik.
Gotong Royong
- Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terlibat dalam pembangunan.
- Proses pembangunan diharapkan lebih cepat dengan melibatkan semua pihak.
Dengan adanya hunian sementara, diharapkan warga dapat hidup lebih layak dan nyaman sementara menunggu pembangunan hunian tetap.
Harapan ke Depan
- Pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum.
- Peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana serupa.
- Pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana.
BNPB dan pemerintah daerah terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak dan memastikan pembangunan huntara dapat selesai tepat waktu.
