News
Bocah 11 Tahun di Kuala Pesisir Diselamatkan dari Serangan Ular Phyton
05 Januari 2026 20:33
Seorang bocah berusia 11 tahun bernama M. Iqbal, warga Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, diserang ular phyton saat sedang memancing di rawa-rawa belakang rumahnya, Senin sore, 5 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat korban bersama dua temannya tengah memancing. Tiba-tiba, seekor ular phyton berukuran sekitar 4 meter menyerang korban, menggigit dan menyeretnya ke dalam air.
Mendengar jeritan korban, salah satu temannya berlari meminta pertolongan warga. Jhon Clever, 35 tahun, yang berada di sekitar lokasi segera menuju tempat kejadian dan berupaya menyelamatkan korban yang sedang dililit ular di dalam air. Proses evakuasi turut dibantu oleh Nanda Fitri, 26 tahun, serta warga sekitar. Berkat kesigapan warga, korban berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke RSUD SIM Nagan Raya di Ujong Fatihah untuk mendapatkan penanganan medis.
Kronologi Penyelamatan
- Korban mengalami luka gigitan di bagian paha sebelah kiri dan kini dalam kondisi sadar serta masih menjalani perawatan medis.
- Kapolres Nagan Raya, AKBP Bhenny Bathara, melalui Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
- Situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif.
Imbauan Kepolisian
- Polisi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar rawa, sungai, dan area yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.
- Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Dampak dan Kesadaran Masyarakat
- Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap habitat satwa liar di sekitar mereka.
- Pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak di area yang berpotensi berbahaya.
- Kesigapan warga dan polisi dalam menanggapi situasi darurat seperti ini patut diapresiasi.
