News
Bongkahan Batu Tutup Jalan Geurutee, Satlantas Aceh Jaya Atur Buka Tutup Jalur
03 Januari 2026 14:40
Bongkahan batu kembali menutupi sebagian badan jalan nasional di kawasan Pegunungan Geurutee, Aceh Jaya. Kejadian ini menyebabkan Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Aceh Jaya memberlakukan sistem buka tutup jalur untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Menurut Kasatlantas Polres Aceh Jaya, AKP Reza Fahlevi, meskipun sistem buka tutup diterapkan, akses lalu lintas masih aman dan lancar. Personil Satlantas terus mengatur lalu lintas sambil menunggu alat berat untuk membersihkan bongkahan batu tersebut.
Dampak dan Penanganan
- Bongkahan batu berasal dari tebing pegunungan Geurutee dan menutupi sebagian badan jalan.
- Sistem buka tutup jalur diterapkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
- Pengguna jalan diimbau berhati-hati saat melintasi kawasan pegunungan Geurutee.
- Pembersihan bongkahan batu sedang dipersiapkan menggunakan alat berat.
Kalak BPBK Aceh Jaya, AG Suhadi, menyatakan bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke balai jalan nasional untuk segera dibersihkan. Akses lalu lintas Banda Aceh-Meulaboh dan sebaliknya masih dapat dilalui, meskipun hanya setengah badan jalan yang terbuka.
Kesimpulan
Kejadian ini menunjukkan pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan di daerah pegunungan untuk mencegah gangguan lalu lintas. Satlantas Aceh Jaya terus berupaya menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas di kawasan tersebut.
Dengan adanya sistem buka tutup jalur, diharapkan pengguna jalan dapat tetap melintasi kawasan Pegunungan Geurutee dengan aman dan lancar. Pembersihan bongkahan batu diharapkan dapat segera dilakukan untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula.
Warga Aceh Jaya diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari petugas Satlantas saat melintasi kawasan tersebut. Keamanan dan kelancaran lalu lintas adalah prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.
Dengan kerjasama antara pihak berwenang dan masyarakat, diharapkan gangguan lalu lintas akibat bongkahan batu dapat segera teratasi dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Aceh Jaya.
