News
BPMA Teliti Gelembung Gas di Nagan Raya, Diduga Gas Rawa Pasca Banjir
07 Januari 2026 09:11
BPMA menurunkan tim ke Gampong Gunong Cut, Nagan Raya, untuk menyelidiki gelembung gas yang muncul pasca banjir besar pada 26 November 2025. Tim yang dipimpin oleh Kepala BPMA, Nasri Djalal, melakukan pemeriksaan di sekitar 20 titik gelembung gas di pinggir sungai. Hasil sementara menunjukkan bahwa gelembung gas tersebut diduga merupakan gas rawa, namun pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan apakah terdapat kandungan gas alam.
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, mengapresiasi langkah cepat BPMA dan mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi temuan hingga hasil pemeriksaan lanjutan diumumkan secara resmi. BPMA juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penelitian berlangsung.
Apa Itu Gas Rawa?
Gas rawa adalah gas yang terbentuk dari pembusukan bahan organik seperti tumbuhan atau lumpur di daerah tergenang air, dalam kondisi minim oksigen. Gas ini didominasi metana (CH4) dan kadang bercampur hidrogen sulfida (H2S) yang berbau telur busuk. Ciri-cirinya antara lain:
- Bisa keluar dari tanah atau air berupa gelembung
- Mudah terbakar bila terkumpul
- Kadang menimbulkan bau menyengat
- Di beberapa tempat tampak seperti api kecil jika tersulut
Langkah-langkah yang Diambil
- BPMA melakukan pemeriksaan menggunakan multi gas detector dan tidak menemukan adanya kandungan H2S.
- Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah melaporkan fenomena tersebut kepada Dinas ESDM Aceh dan BPMA untuk penanganan lebih lanjut.
- Polsek Darul Makmur dan Koramil Darul Makmur bersama aparatur desa telah turun ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan serta memasang garis polisi.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk sementara tidak mendekati lokasi gelembung gas yang telah dipasangi garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penelitian berlangsung. Hasil pemeriksaan lanjutan akan diumumkan secara resmi oleh BPMA dan pemerintah setempat.
