News
Brimob Kaltim Bersihkan SDN 8 Samudera Aceh Utara Pasca Banjir
08 Januari 2026 17:24
Personel BKO Brimobda Kalimantan Timur (Kaltim) bersama personel Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Samudera di Desa Tanjong Mesjid, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, SH dan melibatkan sekitar 80 personel gabungan.
Kegiatan pembersihan ini dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekolah yang masih dipenuhi lumpur dan sampah sisa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Endapan lumpur tebal yang menutupi ruang kelas, halaman sekolah, dan sejumlah fasilitas penunjang menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti.
Dampak Banjir terhadap Sekolah
- Lumpur tebal menutupi ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas penunjang.
- Aktivitas belajar mengajar terhenti akibat kondisi sekolah yang tidak layak.
- Siswa terpaksa membuka sepatu saat memasuki area sekolah karena lantai dan halaman masih dipenuhi lumpur.
Kegiatan Pembersihan
- Personel Polri bersama warga setempat menyisir setiap sudut sekolah, mengangkat lumpur, serta membersihkan ruang-ruang belajar.
- Kegiatan pembersihan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
- Situasi terpantau aman, tertib, dan lancar selama kegiatan berlangsung.
Pernyataan Kepala Sekolah
- Kepala SD Negeri 8 Samudera, Mulidar, SPd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Aceh, Kapolda Kalimantan Timur, Kapolres Lhokseumawe, serta Wakapolres Lhokseumawe atas bantuan personel yang dikerahkan.
- Setelah pembersihan, kondisi sekolah jauh lebih baik dan dapat dilalui dengan nyaman.
Tujuan Kegiatan
- Memastikan sekolah kembali bersih dan dapat digunakan untuk proses belajar mengajar.
- Mendukung keberlangsungan pendidikan sebagai salah satu prioritas Polri.
- Menjadi penguat semangat bagi masyarakat dalam bangkit dari dampak banjir bandang.
Kegiatan ini diharapkan dapat segera mengembalikan proses belajar mengajar ke kondisi normal dan memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.
