News
Prajurit Aceh Gugur di Lebanon, DPR Minta Evaluasi Penarikan Pasukan
2 jam yang lalu
Prajurit asal Aceh, Praka Farizal Rhomadhon, gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Ia merupakan bagian dari Batalyon Infanteri 113 Jaya Sakti, Kodam Iskandar Muda, yang bermarkas di Kabupaten Bireuen. Kepergiannya menyisakan duka bagi keluarga, termasuk istri dan anak kecil yang tinggal di Asrama Militer Kima, Bireuen.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan pasukan Indonesia di Lebanon. Kondisi keamanan yang tidak kondusif dinilai membahayakan prajurit. Dave juga menekankan pentingnya investigasi menyeluruh untuk mengungkap pihak bertanggung jawab dan memperbaiki prosedur operasional.
Dampak dan Respons
- Praka Farizal gugur akibat serangan militer Israel di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon.
- DPR meminta evaluasi dan kemungkinan penarikan pasukan jika kondisi tidak aman.
- Investigasi mendalam diperlukan untuk keadilan bagi keluarga korban.
- Kepergian Farizal meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan institusi TNI.
Profil Praka Farizal
- Lahir di Kulon Progo, Yogyakarta, pada 3 Januari 1998.
- Menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima sebelum tugas di Lebanon.
- Menerima tanda kehormatan Satyalancana Dharma Nusa dan Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun.
- Menikah dengan Fafa Nur Azila dan memiliki putri bernama Shanaya Almahyra Elshanu.
